Senin, 14 Desember 2020

15 Macam Tutorial dan Makna Tekuluk dari Kerinci - Jambi


Kanti-kanti pasti sudah tidak asing dengan Tekuluk, atau sering disebut juga dengan Tengkuluk yang merupakan tutup kepala tradisional khas Jambi. Namun tahukah kanti-kanti jika setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi memiliki ragam Tekuluk masing-masing?

Biasanya tutup kepala yang dikreasikan dengan cara dililit ini juga melambangkan makna dari budaya dan kebiasaan penduduk setempat. Maka tidak heran jika setiap daerah memiliki gaya Tekuluk masing-masing. 

Kali ini kami akan menjabarkan tutorial dan makna Tekuluk dari Kabupaten Kerinci. Ada pun foto-foto tutorial ini didapatkan dari Instagram Dekranasda Prov Jambi yang sumbernya juga berasal dari buku "Tekuluk" dan "Kuluk" produksi Dekranasda Provinsi Jambi.

Langsung saja berikut tutorial dan makna Tekuluk Kerinci yang bisa kalian aplikasikan saat ada acara adat dan nasional :

1. Kulauk

Tekuluk Kerinci Kulauk

Kulauk mahkota penganten wanita masyarakat Melayu Kerinci, yang melambangkan para pemimpin masyarakat yang berialan didahulukan selangkah dan herbicara didahulukan sekata (dihormati). 

Tutorial Tekuluk Kulauk:

  1. Kenakan selendang batik yang mempunyai rumbai, tidak sama panjang. 
  2. Pilin sisi panjang.
  3. Bentuk gumpalan cantik kain sisi pendek di telinga kanan, tahan dengan tangan. Sisakan bagian bawah menjuntai. 
  4. Bawa pilinan sisi panjang melingkari kepala menjepit gumpalan bunga. Selipkan ujung sisi panjang.
  5. Tambahkan semacam pita berhias koin emas melingkari kepalasebayak dua susun. 

2. Kuluk Berumbai Jatuh



Kuluk Berumbai Jatuh dikenakan oleh istri pemangku adat di Kabupaten Kerinci. Kuluk ini mencerminkan kepandaian dan kebijaksanaan seorang ibu dalam mengatur keluarga dan rumah tangganya. 

Tutorial Kuluk Berumbai Jatuh:

  1. Letakkan sisi lebar kain yang berumbai perak. 
  2. Gulung sisa kain sampai tengkuk. 
  3. Bawa ke atas kepala kedua ujung gulungan dan simpul di puncak kepala. Biarkan seluruh rumbai jatuh di depan wajah. 

3. Tekuluk Daun Kopi

tutorial tekuluk

Tekuluk ini dikenakan seorang perempuan yang menari diacara adat dan kenduri sko di sekitar Danau Kabupaten Kerinci. Dinamakan daun kopi karena tekuluk ini banyak ditemui dipakai oleh kaum perempuan yang tinggal di sekitar kebun kopi atau saat mengambil buah kopi, mencerminkan melindungi dan menjaga aturan-aturan adat yang berlaku ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kerinci. 


Tutorial Tekuluk Daun Kopi     
  1. Kenakan selendang songket diatas kepala. 
  2. Ambil bagian tengah kedua sisi ke arah samping kepala, silangkan di bagian depan kepala 
  3. Lipat dengan kencang salah satu ujung selendang di bagian belakang. 
  4. Silang sisi satunya dan selipkan ujungnya di belakang. 

4. Tekuluk Kenduri Sko Lempur




Tekuluk ini dikenakan wanita desa Lempur Mudik di acara adat  Kenduri Sko di Kabupaten Kerinci. Mencerminkan memilih yang tercecer dan penyimpan kunci, maknanya waktu kaya menyimpan dan waktu miskin berhemat, penyimpan rahasia serta kebulatan kata. 

  1. Kenakan kain batik di kepala, stidak ama panjang. 
  2. Pilin sisi kanan yang panjang. Pilin sisi kiri hanya di pangkal telinga. 
  3. Lingkarkan pilinan ke atas kepala sampai 2 kali putaran. 
  4. Selipkan ujungnya.
  5. Buka sisi pendek di belakang tengkuk dan bawa naik ke depan, membungkus kepala. 
  6. Rapikan sisa-sisanya di belakang leher 

5. Tekuluk Kerinci Mudik


Tekuluk ini dikenakan wanita menari di acara adat mencerminkan keramahan dan keindahan budi bahasa wanita di Kerinci Mudik dalam menerima tamu. Kanti-kanti pasti sering menemukan model tekuluk ini di acara-acara daerah Kerinci.

Tutorial Tekuluk Kerinci Mudik

  1. Kenakan selendang batik sisi lebarnya di kepala. 
  2. Ikat ke belakang ujung-ujungnya. 
  3. Pilin seluruh selendang agar kuat melekat di kepala.
  4. Lipat rapi sisa kain memanjang dengan lebar sekitar 10 cm. Dan bawa ke atas melewati dahi, 
  5. Selipkan sisanya dan biarkan menjuntai pendek. 

6. Tekuluk Kipas Terlilit

Tekuluk Kerinci

Tekuluk ini dikenakan wanita Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci pada acara-acara adat, mencerminkan tempat bergantung dan melindungi anak-anaknya dalam mengatur kehidupan berumah tangga. 

  1. Kenakan selendang batik di kepala, tidak sama panjang. 
  2. Pilin sisi panjag di bawah telinga. 
  3. Bawa ke belakang dan naikkan ke atas kepala. 
  4. Putarkan sekali lagi menjepit sisi pendek. 
  5. Selipkan sisanya. 

7. Tekuluk Kuncup Melati



Kuluk Kuncup Melati biasanya dikenakan oleh para gadis ketika menanti kedatangan tamu di rumahnya. Kuluk ini berasal dari Kabupaten Kerinci. 

Tutorial Kuluk Kuncup Melati:

  1. Letakkan sisi lebar selendang yang berumbai benang. 
  2. Satukan seluruh selendang di tengkuk dan buat pilinan yang kuat. 
  3. Lingkarkan pilinan mengelilingi kepala 2-3 putaran. 
  4. Selipkan ujungnya di atas salah satu telinga dan bentuk ujungnya seperti kuncup bunga kecil. 

8. Tekuluk Melati Terjuntai



Tekuluk ini dipakai oleh Isteri pemangku adat di Ulak Deras Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci dalam acara adat. Mencerminkan: keanggu-nan, tidak sombong dan keberadaannya sangat bermanfaat bagi orang banyak. 

Tutorial Tekuluk Melati Terjuntai:

  1. Selendang batik panjang 120-150 cm, ditarik dari belakang disilangkan didepan 
  2. satu ujung terjuntai di sisi kanan yang satu ujung lagi dililitkan kepala
  3. kemudian pertemuannya diselip dari atas lalu dimekarkan. 

9. Tekuluk Pandan Berurai



Tekuluk pandan terurai yang dikenakan perempuan yang menari diacara adat dan kenduri sko di Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kabupaten Kerinci. Cara mengikatnya menyerupai ikatan pandan yang berurai, mencerminkan dan melindungi kece-riaan perempuan Kerinci yang menari menunggu panen dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Kerinci. 

10. Tekuluk Pengobatan




Tutup kepala ini biasanya menggunakan selendang bermotif kaligrafi yang berisikan tentang rajah-rajah, dengan cara pemakaian selendang dililitkan dibadan yang sakit dan satu lagi ditutupkan kepalanya dibawa kepinggir sungai, kemudian si dukun memandikan sambil membaca doa. Cara pengobatan tradisional ini tidak saja di Kerinci tetapi ada diseluruh wilayah Jambi. Mencerminkan melindungi seorang ibu sakit dari para bahaya dan mengusir roh-roh jahat yang mengganggu. 

Tutorial Tekuluk Pengobatan 
  1. Letakkan selendang batik lebar dengan corak khusus, di atas kepala. 
  2. Tarik ke belakang.sisi yang kanan dan bawa ke depan. 
  3. Lingkarkan menutupi dada dan bawa sisanya ke atas dan jatuhkan sisanya ke depan. 

11. Tekuluk Sanggul Tercacah



Tekuluk ini dikenakan wanita Sungai Penuh menari di acara Kenduri Sko dan adat di Kabupaten Kerinci, mencerminkan orang yang taat dan patuh dalam melaksanakan ajaran adat dan agama Islam dalam kehidupan bermasyarakat. 

  1. Kenakan selendang songket di kepala, tidak sama panjang. 
  2. Pilin sisi yang pendek. 
  3. Naikkan pilinan dan buka ujungnya dikepala sampai ke belakang. 
  4. Naikkan sisi yang panjang, namun sisakan mebentuk lingkaran di sisi telinga kiri.
  5. Selipkan sisa kain sisi pendek di simpulan atas telinga kiri. 
  6. Simpukan sedemikian rupa membentuk sanggul saling lilit.

12. Tekuluk Sapik Udang


Tengkuluk ini biasa dipakai sebagai penanti tamu dalam upacara adat kenduri seko. Pada masa lalu selendang batik yang dilipat dua pada bagian dalam diberi mukena. 

Tutorial Kuluk Sapik Udang :
  1. Kerut salah satu ujung kain dan ikat dengan karet. 
  2. Tengahnya selipkan satu tangkai tusuk konde atau kembang goyang. Letakkan kain di atas kepala. 
  3. Bagian yang diikat tempelkan pada salah satu sisi kening. 
  4. Lilitkan sisa yang panjang menyilang di atas kepala sampai habis. Biarkan sisanya menempel di kepala. 

13. Tekuluk Sapit Mayang



Tengkuluk ini biasa dipakai sebagai penanti tamu dalam upacara adat kenduri sko. Pada masa lalu selendang batik yang dilipat dua pada bagian dalam diberi mukena. 

Tutorial Tekuluk Sapit Mayang : 
  1. Kerut salah satu ujung kain dan ikat dengan karet. 
  2. Tengahnya selipkan satu tangkai tusuk konde atau kembang goyang. 
  3. Letakkan kain di atas kepala. Bagian yang diikat tempelkan pada salah satu sisi kening. 
  4. Lilitkan sisa yang panjang menyilang di atas kepala sampai habis. Biarkan sisanya menempel di kepala. 

14. Tekuluk Selendang


Tutup kepala ini dikenakan perempuan yang telah lanjut usia ketika menghadiri acara adat dan kenduri sko di Kabupaten Kerinci dan daerah lainnya diseluruh Provinsi Jambi, mencerminkan ketabahan, keuletan dan tidak boleh berbuat sewenang-wenangnya dalam bermasyarakat. 

Tutorial Tekuluk Selendang:
  1. Letakkan selendang batik di atas kepala. 
  2. Silang asimetris kedua sisinya.
  3. Pilin sisi yang terletak di tumpukan bawah. Pilin bersama kedua sisi hanya dibagian pangkal, lalu putar ke atas dan arahkan ke belakang selendang

15. Tekuluk Teribai




Tekuluk ini dipakai oleh perempuan yang telah berumur di Siulak Kabupaten Kerinci dalam acara kenduri Sko yang dilengkapi dengan baju kurung. Tutup kepala ini bermakna untuk selalu mengkoreksi kesalahan diri sendiri sebelum mengkoreksi orang lain. 

Tutorial Tekuluk Teribai :
  1. Letakkan selendang batik di atas kepala tidak sama panjang
  2. Lipat ke depan sisi yang lebih panjang, lalu lipat lagi menjadi lebih kecil
  3. Bawa lipatan itu ke atas kepala hingga ke belakang dan memutar ke depan lalu ke sisi kanan. Buhulkan dengan sisi pendek
  4. sisa sisi panjang biarkan jatuh ke lengan

Semoga bermanfaat dan tidak kebingungan lagi jika harus menghadiri acara adat yang menggunakan Tekuluk, ya. Yok bangga dan lestarikan budaya daerah Jambi.


0 komentar

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar Tanpa Menyinggung SARA atau SPAM ya.